10 Nama Bumbu Dapur dan Rempah dalam Bahasa Sunda

Nama Bumbu Dapur dan Rempah dalam Bahasa Sunda

Ada beragam bumbu dapur dan rempah-rempah dalam Bahasa Sunda yang penamaannya cukup berbeda dari Bahasa Indonesia.

Nah, buat pecinta masakan khas Sunda atau yang sedang belajar masak, perlu tahu nama-nama samara alias rempah-rempah dalam Bahasa Sunda.

1. Koneng

koneng kunyit bumbu dapur sunda

Koneng merupakan Bahasa Sunda dari kunyit. Kunyit banyak digunakan dalam nasi kuning, opor ayam, dan ayam ungkep goreng.

Dalam Bahasa Sunda, warna kuning disebut koneng. Berwarna kuning khas, menjadi salah satu alasan kunyit disebut koneng.

Kunyit terkenal memiliki khasiat yang hebat. Mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati radang, bahkan untuk perawatan kulit.

2. Laja

laja lengkuas galangal bumbu dapur

Laja atau lengkuas dalam Bahasa Indonesia merupakan salah satu rempah yang memiliki kemiripan dengan Jahe. Namun, kedua rempah tersebut dapat dibedakan dari aromanya.

Lengkuas memiliki aroma khas dan rasa sedikit pedas mampu meningkatkan cita rasa dalam suatu masakan.

Lengkuas umum dijadikan sebagai campuran obat. Salah satunya untuk mengobati penyakit kulit seperti panu hingga gatal-gatal. Lengkuas mengandung anti-inflamasi yang dapat meringankan peradangan pada perut.

3. Katuncar

katuncar bumbu dapur sunda

Dalam Bahasa Sunda, biji ketumbar disebut sebagai katuncar.

Bagi orang awam, banyak yang tidak bisa membedakan antara ketumbar dan merica karena bentuknya yang mirip. Ketumbar memiliki ukuran butir yang lebih kecil dibandingkan merica.

Ketumbar memiliki khasiat untuk dapat membantu siklus hormon estrogen secara teratur pada tubuh perempuan.

Hal ini dapat menjaga keteraturan siklus menstruasi. Selain itu, dengan mengonsumsi rebusan ketumbar dapat mengurangi masalah bau mulut dan badan.

4. Pedes

 pedes merica bumbu dapur

Nah, rempah yang mirip dengan ketumbar tadi adalah merica. Merica dalam Bahasa Sunda disebut pedes. 

Merica memiliki rasa pedas dan hangat jika ditambahkan dalam sebuah masakan. Oleh karena itu merica disebut pedes, karena pedas dalam Bahasa Sunda itu pedes atau lada.

Merica dapat mencegah gangguan lambung karena memiliki anti radang yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

5. Surawung

surawung kemangi

Surawung memiliki arti kemangi dalam Bahasa Indonesia. Daun kemangi memiliki harum yang khas dan sering dijadikan lalapan dalam masakan Sunda.

Daun kemangi dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Kemangi dapat menurunkan kadar asam lambung. Selain itu kandungan antioksidan pada daun kemangi juga tinggi dan dapat mencegah stress orang yang mengonsumsinya.

6. Cengek

cengek cabai rawit

Bagi para pecinta pedas seharusnya sudah tidak asing lagi terhadap rempah yang satu ini. Tidak lain dan tidak bukan adalah cabai rawit.

Dalam Bahasa Sunda, cabai rawit sering disebut sebagai cengek.

Cengek atau cabai rawit banyak digunakan untuk membuat sambal sampai bumbu seblak makanan khas Bandung.

7. Sereh

sereh serai lemongrass bumbu dapur indonesia

Sereh atau serai merupakan salah satu rempah yang juga banyak digunakan dalam masakan Sunda. Penggunaan serai dapat menambah aroma yang khas.

Selain dimasak, serai juga sering disajikan sebagai minuman. Hal ini karena serai memiliki kandungan anti-inflamasi yang tinggi. Serai mampu memberikan detox pada tubuh khususnya untuk hati dan ginjal.

8. Gula Beureum

gula beureum brown sugar

Bereum berarti merah. Jadi gula bereum adalah gula merah. 

Sering dikira sama karena bentuknya yang mirip, gula merah dan gula aren jelas berbeda.

Terbuat dari bahan baku yang sama, akan tetapi gula aren memiliki aroma yang kuat dan khas. Sedangkan gula merah tidak memiliki aroma yang kuat dan sering menjadi campuran makanan.

Meski begitu, gula beureum merujuk pada gula aren atau gula Jawa yang biasanya berbentuk batangan.

Gula merah diketahui memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula putih.

Gula merah tergolong aman dikonsumsi bagi para penderita diabetes. Namun, tetap saja meski aman bukan berarti bebas dikonsumsi setiap saat.

9. Muncang

muncang candlenut bumbu dapur

Berfungsi untuk mengikat kandungan air dalam masakan. Jadi masakan yang dicampur kemiri akan menjadi lebih kental dan creamy. Kemiri dalam Bahasa Sunda sering disebut sebagai muncang.

Kemiri banyak digunakan sebagai obat tradisional khususnya untuk obat sakit pinggang, sakit kepala, dan demam.

10. Cengkeh

cengkeh indonesia candlenut bumbu dapur 

Cengkeh atau cengkih dalam Bahasa Indonesia merupakan rempah primadona dari Indonesia. Rempah ini banyak diekspor ke berbagai belahan dunia.

Cengkih banyak dikonsumsi dengan cara diseduh atau dibuat teh.

Pekerja teks komersial, juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan otaku dengan kearifan lokal

Posting Komentar

© Kopi Bandung. All rights reserved. Developed by Jago Desain