Cafe Funiculi Funicula: Before the Coffee Gets Cold

コーヒーが冷めないうちに

Di Cafe Feniculi Fenicula ada satu tempat duduk yang bisa membawa seseorang kembali ke masa lalu. Namun ada peraturan yang harus dipatuhi, jika dilanggar maka orang itu tak akan bisa melanjutkan kembali ke masa depan. Nasibnya akan berakhir menjadi hantu. Itulah cerita yang ditawarkan di film Before the Coffee Gets Cold, sebuah adaptasi dari novel karya Toshikazu Kawaguchi.

Suasana kehidupan di Jepang, seperti kesibukan para pekerja kantoran, kereta cepat, anak-anak sekolah ditambah bangunan Cafe Feniculi Fenicula yang tampak dari luar, membuka film ini. 

Seseorang yang ingin kembali ke masa lalu haruslah mematuhi peraturan terlebih dahulu seperti; 1) ketika kamu kembali ke masa lalu apa yang kamu lakukan disana takkan mengubah masa sekarang; 2) ketika kamu kembali ke masa lalu, kamu tidak bisa keluar dari cafe ini; 3) Kamu bisa tetap ada di masa lalu selama kopinya masih panas. Kamu harus minum kopinya sebelum dingin; 4) Ketika kursinya ditempati anda harus menunggu sampai pelanggan tadi pergi sebelum menggunakannya.

Mereka yang Tersedot Keajaiban Cafe Funiculi Funicula

Kazu Tokita (Kasumi Arimura) dan Nagare Tokika (Motoki Fukami) mereka berdua sehari hari bekerja di cafe. Kopi yang selesai disebuh oleh Kazu akan membuat orang yang ingin kembali ke masa lalu mulai masuk ke ruang waktu yang digambarkan seperti orang tenggelam ke dalam air kemudian sampai di waktu yang diinginkan.

Fumiko Kiyokawa (Haru) ingin kembali ke hari kemarin di mana dia bertemu Goro Katada (Kento Hayashi) sebelum pergi ke Amerika, mereka berdua bersahabat sejak kecil. Ada hal yang ingin dia ungkapkan pada Goro, di masa lalu Fumiko dan Goro saling membicarakan mantan pacar mereka, sampai Goro bilang dia sudah putus dengan pacarnya. Mendengar itu Fumiko memintanya untuk menikah. Setelah kembali ke masa depan, Fumiko berhenti bekerja dan memutuskan untuk menyusul Goro ke Amerika.

Cerita lain datang dari Kumi Hirai (Wakana Matsumoto) adik dari Yaeko Hirai (Yo Yoshida) dia datang ke cafe untuk bertemu kakaknya, Yaeko selalu menghindar dari adiknya karena tidak ingin direpotkan.

Pada akhirnya Kumi hanya bisa menitipkan surat pada kakaknya yang dititipkan pada Kazu. Surat itu tidak pernah diterima oleh Yaeko baru setelah adiknya meninggal karena kecelakaan surat itu dibacanya di cafe.

cafe funiculi funicula

Setiap orang yang tahu cerita legendaris tentang cafe ini selalu menunggu kursi itu kosong. Kayo Takatake (Hiroko Yakushimaru) tidak pernah mendapat kesempatan duduk, dia ingin memberikan surat pada suaminya. Di masa depan dia tidak ingat lagi akan suaminya karena menderita demensia.

Kazu yang bekerja menyeduh kopi terus dibayangi rasa bersalah. Hidupnya yang murung pelan pelan berubah setelah bertemu dengan Ryosuke Shintani (Kentaro Ito) keduanya menjadi teman dekat, dari teman dekat Kazu dan Ryosuke akhirnya berpacaran. Dengan bantuan Ryosuke, Kazu bisa masuk ke masa lalu dan bertemu ibunya. Di masa lalu dia banyak bercerita dan meminta maaf pada ibunya.

Menonton film Before the Coffee Gets Cold akan dibawa pada suasana cafe klasik khas Jepang, alat seduh manual seperti V60, syphon, teko leher angsa, dll. Kucing penunggu cafe sesekali muncul memberi kesan gemas pada tingkah lakunya. Disarankan menonton sambil minum kopi sambil
mengingat kata-kata kata "Sebelum kopinya dingin". (hmdn)

*

cafe funiculi funicula

  • Judul: Café Funiculi Funicula / Before the Coffee Gets Cold (Inggris) | コーヒーが冷めないうちに (Kohi ga Samenai Uchi ni)
  • Sutradara: Ayuko Tsukahara
  • Penulis: Toshikazu Kawaguchi (novel), Satoko Okudera
  • Produser: Arimasa Okada, Junichi Shindo
  • Sinematografer: Norimichi Kasamatsu
  • Rilis: 2018
  • Durasi: 116 menit
  • Genre: Drama, Fantasy, Cafe, Time Travel
  • Distributor: Toho